Satu Tahun Dedie–Jenal, Pemkot Bogor Prioritaskan Transportasi, Penataan Kawasan, dan Infrastruktur
By Admin
Wali Kota Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin
nusakini.com, Bogor, Sabtu, 22 Februari 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyampaikan capaian satu tahun kepemimpinan Wali Kota Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin dengan menitikberatkan pada penguatan layanan publik, penataan kawasan strategis, serta pembangunan infrastruktur kota.
Salah satu kebijakan yang berdampak langsung bagi warga adalah beroperasinya kembali layanan transportasi publik Biskita. Layanan tersebut sebelumnya sempat terhenti setelah subsidi dari pemerintah pusat tidak berlanjut. Pemkot Bogor kemudian mengalokasikan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar operasional tetap berjalan.
Pada awal tahun 2026, layanan Biskita tercatat hanya berhenti selama lima hari kalender akibat masa transisi anggaran dan libur tahun baru. Setelah itu, operasional kembali normal untuk melayani mobilitas pekerja dan pelajar.
Di sektor penataan kota, kawasan eks Pasar Bogor mulai mengalami perubahan. Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Lawang Seketeng dilakukan untuk mengurai kepadatan dan memperlancar lalu lintas. Para pedagang direlokasi ke Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari.
Menurut Pemkot Bogor, proses relokasi ditempuh melalui dialog dengan pedagang guna meminimalkan potensi konflik. Untuk menjaga ketertiban di sekitar Pasar Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor, satuan Satpol PP ditempatkan secara permanen disertai penerapan sanksi denda bagi pelanggaran.
Di bidang pendidikan, dua sekolah baru yakni SMP Negeri 22 dan SMP Negeri 23 telah selesai dibangun. Kehadiran sekolah tersebut ditujukan untuk memperluas akses dan mengurangi kepadatan siswa.
Sementara di sektor infrastruktur, sejumlah proyek menunjukkan perkembangan, antara lain pembukaan jalur sementara di kawasan Batutulis, penyelesaian pembebasan lahan, serta kesiapan Bumi Ageung Batutulis sebagai Museum Pajajaran. Renovasi Kuncup Batutulis juga telah rampung.
Revitalisasi fasilitas publik dilakukan melalui tahap pertama pembenahan GOR Pajajaran, Terminal Bubulak, dan Taman Olahraga Yasmin. Pembangunan Jalan R3 telah memasuki tahap kedua, sedangkan jalur pedestrian dari Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Tirto Adisoerjo kini telah terhubung.
Untuk meningkatkan keselamatan dan estetika kota, program penurunan kabel udara telah terealisasi sepanjang 8 kilometer dari target 17 kilometer.
Pemkot Bogor menyatakan kebijakan tersebut akan dilanjutkan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi masyarakat. (*)